Khoirul Anwar – Penemu Teknologi 4G LTE Kah?

Sudah sepantasnya kita sebagai warga negara berbangga hati karena banyak orang pintar diakui dunia internasional yang berasal dari Indonesia. Baru-baru ini banyak yang mengatakan penemu teknologi 4G LTE yang dipergunakan pada #smartphone yang berbasis #Android adalah anak bangsa berasal dari Kediri, Jawa Timur, yaitu Prof. Dr. Khaoirul Anwar (41). Pria yang berdomisili di Ishikawa, Jepang itu kini berprofesi sebagai dosen dan peneliti yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology.

Meskipun hasil temuannya ada yang mengkomersilkan untuk kepentingan bisnis namun dia tidak berusaha untuk mengkomplainnya. Bahkan dia berucap seperti yang disampaikan oleh VIVAnews, dia memiliki prinsip bahwa kita temukan sesuatu itu sebagai amal. Jadi, kalau saya, ya sudah cukup dapat royalti. Kedua, kalau sesuatu itu dipatenkan, maka itu akan dibenci ilmuwan lain.

 Hasil Temuan Anwar

Prof. Dr. Khaoirul Anwar telah berhasil menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah Fast Fourier Transform (FFT). Menurut laman di Wikipedia bahwa dua FFT tersebut adalah dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.

Hasil temuan Anwar ini sangat bermanfaat pada sistem komunikasi broadband yang disertai dengan coding. Temuan ini sudah dipatenkan tahun 2005 dan mendapatkan dukungan dari pemerintah Jepang.

Penerima Penghargaan Achmad Bakrie (PAB) Ke-VII

Atas jerih payahnya dalam menemukan metode komunikasi yang lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit dalam kanal komunikasi inilah Prof. Dr. Khaoirul Anwar akhirnya  mendapatkan Penghargaan Achmad Bakrie Award (PAB) ke- XII.

Penemu Teknologi 4G LTE

Seperti yang ditulis di blognya berjudul ‘Mimpi saat Menjadi Mahasiswa: Standard ITU VS Penemu 4G LTE’, yang dituangkan dalam Buku Penghargaan Bakrie XII bahwa Anwar tidak mengatakan sebagai penemu 4G LTE karena 4G LTE bukanlah sistem yang ditemukan akan tetapi hasil kesepakatan. Forumlah yang menyepakati teknik tertentu untuk dipakai dalam sebuah standar. Akan tetapi Anwarlah yang menemukan dan mempatenkan konsep dua FFT.

Namun pada tahun berikutnya ternyata sistem 4G LTE menggunakan konsep yang dia teliti dan sudah dipatenkan itu, yaitu konsep dua FFT. Dan konsep tersebut dijadikan standar International Telecommunication Union (ITU) hingga sekarang.

Temuan Anwar diremehkan di Konferensi Internasional di Hokkaido Jepang

Pada awalnya temun Anwar mendapatkan cemoohan pada saat diseminarkan di Hokkaido Jepang. Pada saat tanya jawab di forum seminar tersebut, seperti yang dijelaskan oleh VIVAnews ada yang bilang ‘I think this is useless’. Namun Anwar tetap bersemangat dalam memaparkan dan mengatakan lihat saja nanti hasilnya.

Lalu Anwar submit artikel temuannya itu ke Amerika Serikat untuk membuktikan bahwa temuannya adalah real dan dapat diaplikasikan. Dan ternyata benar, di Amerika Serikat Anwar mendapatkan penghargaan dari hasil temuannya itu.

Konsep Dasar Temuan Anwar

Untuk memudahkan pemahaman tentang hasil temuan Anwar tentang FFT yang dipergunakan sebagai pendukung konsep 4G LTE adalah jalan tol. Sebelum menerapkan FFT, mobil  yang ada di jalan tol berdekatan dan berjejer untuk dapat mengantri jalan. Namun setelah menerapkan sistem FFT, disamping mobil berdekatan dan berjajar untuk menganti dapat juga bertumpuk-tumpuk tanpa mengganggu mobil lain. Dengan sistem semacam itu tentu arus lalu lintas akan semakin lancar karena frekuensi lalu lintas di jalan dapat meningkat.

Pada awalnya temuan Anwar terkait teknik FFT hanya diaplikasikan pada satelit yang harus benar-benar mengoptimalkan penggunaan energi karena di luar angkasa energi hanya diperoleh dari solar cell. Makanya setelah tahu hasilnya, hasil temuan FFT Anwar ini langsung dipakai untuk satelit Jepang.

Asal Mula Temuan Anwar

Menurut yang diceritakan oleh bio.or.id bahwa pada awalnya Anwar terinspirasi dari film animasi Jepang yaitu Dragon Ball Z.

Inspirasi Penelitian dari Film Animasi Dragon Ball (blogarama.com)

Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

Anwar memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

Lalu anwar menurunkan formula matematiknya ke dalam penelitiannya itu. Dan dihasilkan sebuah artikel dengan judul ‘A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.’

Tiga Patent Penting Anwar

Anwar memiliki tiga patent yang sangat berguna di dunia teknologi informasi yang sekarang ini baru gencar-gencarnya diharapkan. Seperti yang diulas di Inet.detik.com bahwa ada tiga patent penting dari Anwar terkait teknologi informasi yaitu:Paten tentang TX, RX dan Dua FFT.

Beberapa klaim yang dapat dirangkum adalah semua sistem komunikasi yang menggunakan Dua FFT, paten yang terkait dengan sistem komunikasi broadband tanpa guard interval dan paten terkait dengan sistem deteksi illegal transmitter dan juga berpotensi dipakai dalam teknologi 5G.*

Written by Amin

Saya seorang Dosen, Konsultan, Peneliti dan Asesor. Selain sebagai Ketua Editor Jurnal Ilmiah, saya juga bergabung di asosiasi profesi: PII, ADGVI dan APTI.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *