Sudahkah Anda Mengganti Pengharum Ruangan Dengan Parfum Alami?

Ruang yang bersih dan wangi terbukti dapat meningkatkan gairah dan semangat bekerja bagi penghuninya. Tak khayal jika kebanyakan ruang kantor dan perumahan selalu menggunakan parfum (pengharum) ruang untuk menciptakan kesegaran. Bahkan mobil yang Anda kendaraipun juga banyak yang menggunakan pengharum ruangan. Akan tetapi, sadarkah Anda bahwa kebanyakan parfum ruangan terbuat dari bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya.

Seperti yang dimuat di laman viva.co.id bahwa Michelle Schoffro Cook, ahli gizi holistik dan naturopati sekaligus penulis buku kesehatan populer, mengatakan terdapat 500 lebih bahan kimia berbahaya yang menjadi bahan dasar pembuatan wewangian di parfum. Pada umumnya bahan parfum berasal dari bahan kimia sintetis yang diperoleh dari bahan petrokimia, dan telah terbukti mengandung neurotoxin (racun yang bisa merusak pembuluh darah atau syaraf otak). Selain itu, terdapat juga kandungan karsinogen yang disinyalir dapat menjadi pemicu terjadinya kanker.

Padahal keseharian Anda tidak dapat dilepaskan dari ruangan rumah dan mobil yang menggunakan pengharum ruangan. Apakah Anda masih berani untuk meneruskan menggunakan parfum kimiawi tersebut?

Efek Negatif Parfum

Beberapa bahan kimia yang biasa terkandung dalam parfum antara lain ethanol, benzaldehyde, benzyl acetate, a-pinene, acetone, benzyl alcohol, ethyl acetate, linalool, a-terpinene, methylene chloride, a-terpineol, camphor, dan limonene. Memang bahan-bahan tersebut tidak semuanya berbahaya akan tetapi ada sebagian yang dapat menyebabkan efek negatif bagi tubuh karena tidak ramah lingkungan seperti gangguan pernapasan, sakit kepala, batuk, iritasi dan kelelahan.

Usaha Penaggulangan

Apabila Anda sudah mengalami gangguan kesehatan semacam itu maka untuk menyeimbangkan racun yang masuk ke dalam tubuh adalah dengan asupan makanan yang mengandung antioksidan tinggi sepertiĀ  sayur mayur dan buah-buahan.

Namun, perlu Anada ingat bahwa cara seperti itu hanyalah sebagai penyeimbang saja yang bersifat solusi sementara. Apabila Anda ingin benar-benar bebas dari bahan kimia, ya…gunakanlah bahan-bahan yang alami saja. Di alam ini banyak sekali tersedia tumbuh-tumbuhan dan bunga-bunga dengan aroma wangi yang khas, seperti mawar, melati, kenanga, lavender, kemangi dan banyak lagi.

Parfum Alami

Salah satu usaha untuk dapat terhindar dari bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam parfum ruangan adalah dengan menggunakan pafum alami. Sekarang ini sudah banyak ditemukan berbagai jenis tanaman yang memiliki keharuman yang tidak kalah wangi dengan parfum kimiawi.

Bahan parfum alami ditinjau dari segi aromanya dapat dikelompokkan menjadi 4 yaitu: beraroma rempah-rempah, bunga-bungaan, buah-buahan dan kopi.

  1. Parfum Aroma Rempah-Rempah

Aroma rempah-rempah dapat Anda peroleh dari bumbu dapur seperti: kayu manis dan cengkeh.

  1. Parfum Aroma Buah-Buahan

Salah satu buah yang sering dijadikan sebagi parfum ruang adalah jeruk lemon. Aroma jeruk lemon diyakini dapat menyerap bau tidak sedap dalam waktu singkat.

  1. Parfum Bunga-Bungaan

Beberapa bunga yang sering dipergunakan sebagai parfum alami adalah bunga mawar, melati, geranium, gardenia, lavender dan kenanga.

  1. Parfum Aroma Kopi

Aroma kopi juga dapat menyerap bau tidak sedap dengan cepat.

Bermacam Cara Membuat Parfum Alami

Usaha yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan parfum alami adalah sebagai berikut:

  1. Penanamam Bahan Parfum

Tanaman aromatik seperti mawar, melati dan dapat mudah ditanam di dalam rumah dan menghasilkan keharuman yang cukup intens.

  1. Pengeringan Bahan Parfum

Bahan-bahan parfum seperti kopi dan bunga-bungaan dapat dikeringkan dan dikemas dalam suatu wadah untuk dimanfaatkan keharumannya.

  1. Pendidihan Bahan Parfum

Bahan dari rempah-rempah biasanya banyak dipergunakan sebagai wewangian dengan cara di didihkan atau di rebus dengan menggunakan air.

Cara Menguatkan Aroma Parfum

Keharuman dari parfum yang Anda buat akan semakin terasa kuat keharumannya apabila dilakukan perlakuan lebih lanjut. Terdapat dua jenis perlakuan yaitu dengan mempercepat proses penguapan parfum dan penambahan bahan parfum yang lain.

  1. Mempercepat Penguapan Bahan Parfum

Usaha yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat proses penguapan parfum adalah dengan menyediakan media penguapan yang lebih luas. Salah satu cara menguapkan bahan parfum agar semakin kuat dan tahan lama keharumannya adalah dengan potpourri.

POTPOURRI

POTPOURRI (helloglow.co)

Potpourri dapat dibuat dengan mengeringkan tanaman bunga yang harum beserta tangkainya sampai benar-benar kering. Setelah taruhlah bunga-bunga itu ke dalam mangkuk dan tuangkan minyak esensial (minyak astiri) ke dalamnya. Tutup rapat dan tunggulah hingga berminggu-minggu hingga minyak esensial tersebut meresap ke tanaman bunga. Apabila Anda ingin menggunakannya tinggal dibuka penutupnya tadi.

  1. Penambahan Bahan Parfum Yang Sesuai

Ada juga cara untuk menguatkan aroma parfum dengan mengkombinasikan antar beberapa bahan parfum sehingga saling memperkuat. Misalnya, perpaduan antara jeruk lemon dengan kemangi dapat menghasilkan wewangian yang luar biasa. Silahkan Anda coba sendiri dengan cara merebus bahan-bahan tadi ke dalam air.

Baking soda yang sering dipergunakan sebagai penghilang bau dapat ditambahkan minyak esensial untuk mendapatkan wewangian yang semakin kuat.

Demikian ulasan tentang pentingnya beralih dari penggunaan parfum dari bahan kimia ke bahan alami yang lebih ramah lingkungan terutama kesehatan tubuh.*

Written by Amin

Aktivitas saya selain sebagai dosen pada Perguruan Tinggi di Semarang adalah peneliti yang terkait dengan bidang material, konsultan teknik dan asesor kompetensi tenaga kerja tingkat Jawa Tengah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *