by

Cara Mudah Meningkatkan H-Indeks SCOPUS

-Ilmiah-2,334 views

Selain banyak yang mensitasi, H-Indeks SCOPUS akan meningkat kalau Anda memperbanyak menulis jurnal ilmiah di SCOPUS. Namun untuk dapat menulis jurnal ilmiah yang terindeks di SCOPUS tidak semudah membalikan tangan. Sedangkan untuk mendapatkan sitasi dari jurnal ilmiah orang lain juga tidak mudah, apalagi yang diperhitungkan oleh SCOPUS adalah sitasi dari jurnal atau artikel ilmiah yang terindeks di SCOPUS juga. Sehingga sebanyak apapun sitasi yang Anda peroleh dari artikel ilmiah yang tidak terindeks di SCOPUS maka tidak akan mempengaruhi H-Indeks SCOPUS Anda.

Melalui tulisan ini saya akan menguraikan bagaimana cara mudah meningkatkan H-Indeks SCOPUS tanpa harus memiliki jumlah artikel ilmiah yang banyak. Belum tentu orang yang memiliki artikel ilmiah yang banyak akan memiliki H-Indeks SCOPUS yang tinggi. Demikian juga sebaliknya, orang dengan beberapa artikel ilmiah saja malahan bisa memiliki H-Indeks SCOPUS orang yang banyak memiliki artikel ilmiah.

CARA MENENTUKAN H-INDEKS SCOPUS

Beberapa kriteria yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penentuan peringkat H-Indeks SCOPUS, yaitu:

  1. JENIS ARTIKEL

Artikel yang dapat diindeks di SCOPUS bisa berasal dari artikel jurnal ilmiah atau proceding hasil Seminar Internasional. Namun dalam perskorannya, artikel jurnal ilmiah memiliki skor yang paling tinggi, setelah itu disusul oleh proceding pada Seminar Internasional. Jadi, prioritaskan ke jurnal terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk memasukkan artikel ke Seminar Internasional.

  1. JUMLAH ARTIKEL

Memiliki jumlah artikel ilmiah yang banyak sangat berpotensi mendapatkan H-Indeks SCOPUS tinggi. Tapi, semua itu belum dapat dijadikan jaminan, tergantung pada jumlah artikel ilmiah lain yang mensitasi ke artikel Anda.

  1. JUMLAH SITASI

Jumlah sitasi menunjukkan banyaknya artikel ilmiah yang merujuk ke artikel ilmiah Anda. Artikel ilmiah yang mendapatkan rujukan dari artikel ilmiah yang lain itu artinya artikel yang dirujuk memiliki arti penting bagi artikel yang merujuknya. Sehingga semakin banyak yang mensitasi artikel ilmiah Anda maka H-Indeks SCOPUS Anda akan meningkat, baik itu H-Indeks maupun i10-Indeks di Google Scholar.

CARA MUDAH MENINGKATKAN H-INDEKS SCOPUS

Berdasarkan ketiga kriteria penentuan H-Indeks SCOPUS diatas, maka cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan H-Indeks SCOPUS tanpa harus memiliki banyak artikel ilmiah adalah:

  1. SELF CITATION / SITASI SENDIRI

Setiap membuat artikel ilmiah yang baru usahakan Anda mengambil rujukan (mensitasi) dari artikel ilmiah Anda yang sudah publish dan terindeks di SCOPUS. Dengan begitu, maka apabila artikel Anda yang baru sudah publish, secara otomatis artikel yang lama sudah mendapatkan satu sitasi, yaitu dari artikel ilmiah Anda yang baru ini.

Cara ini dapat Anda lakukan secara terus menerus, namun perlu Anda perhatikan menganai keterkaitan isi artikel. Jangan sampai Anda asal mensitasi tanpa ada keterkaitan pembahasan sama sekali. Ini sangat berbahaya karena Anda dapat dikatakan sebagai SPAM.

  1. MEREKOMENDASIKAN MAHASISWA UNTUK MENSITASI ARTIKEL ILMIAH ANDA

Sebenarnya cara ini hampir sama dengan cara nomor satu, hanya saja Anda tidak melakukan sitasi sendiri tapi melalui orang lain. Anda dapat merekomendasikan pada mahasiswa bimbingan skripsi / tugas akhir Anda (kalau Anda seorang dosen) untuk mensitasi artikel ilmiah Anda pada artikel ilmiah yang dibuat mereka.

Cara ini sangat memungkinkan Anda lakukan karena pada umumnya tema skripsi / tugas akhir mahasiswa memiliki keterkaitan dengan penelitian dosen pembimbingnya. Selain itu, mahasiswa juga sangat terbantu untuk mendapatkan sumber referensi. Tak hanya itu, mahasiswa juga bisa konsultasi langsung dengan penulis artikel ilmiah rujukannya jika mengalami kesulitan dalam pemahaman.

  1. KOLABORASI DENGAN PENELITI INSTITUSI LAIN

Kegiatan penelitian merupakan modal awal untuk memulai aktivitas menulis karya ilmiah, baik jurnal maupun proceding. Dengan berkolaborasi dengan para peneliti dari institusi lain, maka Anda akan memiliki jangkauan yang lebih luas. Sehingga Anda akan memiliki target pensitasi artikel ilmiah Anda yang semakin banyak.

  1. BANGUN KOMUNITAS UNTUK SALING MENSITASI

Bergabung dengan komunitas yang memiliki bidang keilmuwan terkait sangat dianjurkan, guna mendapatkan peluang sitasi dari artikel ilmiah orang dalam komunitas tersebut. Komunitas ini dapat Anda bangun dari dalam institusi maupun dari luar institusi Anda.

  1. CIPTAKAN ACADEMIC SOCIAL NETWORKING

Dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih, sangat memungkinkan Anda untuk menciptakan jaringan sosial akademik yang lebih luas. Dengan memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp Group, dan yang lain Anda bisa membangun jaringan ini untuk saling tukar pengalaman dalam publikasi ilmiah.

Itulah cara yang sudah saya praktekkan dalam meningkatkan H-Indeks SCOPUS tanpa harus memiliki jumlah artikel ilmiah yang banyak. Waktu itu saya baru memiliki tiga artikel ilmiah terindeks di SCOPUS, namun ketiganya tidak berasal dari jurnal ilmiah tapi dari proceding Seminar Internasional. Dengan bermodalkan tiga artikel ilmiah dari proceding itu (tanpa memiliki jurnal ilmiah) saya sudah mendapatkan H-Indeks SCOPUS 1. Selamat mencoba.*

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.