by

Mengetahui Apa itu SINTA, Bagaimana Cara Mendaftar dan Fungsinya sebagai Alat Pengindeks Publikasi

-Ilmiah-30,513 views

Saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya berusaha mendongkrak hasil-hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah untuk dipublikasikan secara global (internasional). Artikel ilmiah yang dapat diakses oleh pengguna internet di dunia merupakan sebuah aset negara yang sangat penting, karena tingkat peradaban sebuah negara saat ini yang dilihat adalah jumlah publikasinya. Makanya, kini setiap negara saling memperebutkan untuk mendapatkan peringkat tertinggi dalam publikasi ilmiah.

Jumlah penduduk di negara kita relatif lebih banyak dari pada beberapa negara tetangga, namun dalam kenyataannya jumlah publikasi di negara kita masih kalah dengan negara-negara tetangga. Mengutip informasi dari ristekdikti bahwa salah satu penyebabnya adalah minimnya publikasi internasional para peneliti kita.

Berdasarkan inilah maka untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) membangun Science and Technology Index yang diberi nama SINTA.

Apa itu SINTA?

Berdasarkan pengertian yang ada di laman ristekdikti, bahwa SINTA (Science and Technology Index) merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi Iptek.

Perbedaan dengan sistem yang sudah ada sebelumnya

SINTA berbeda dengan alat pengindeks yang sudah ada, seperti Google Scholar, Portal Garuda, Indonesia Science and Technology Index (InaSTI) dan Indonesian Publication Index (IPI).

Sinta sudah mengarah ke portal pengindeks global (Internasional) semisal Scopus yang sudah memiliki fitur yang lebih lengkap karena sudah dilengkapi dengan beberapa fitur seperti: Citation, Networking, Research dan Score.

Fitur-Fitur Sinta

Guna memudahkan pengelolaan, maka Portal Sinta dilengkapi beberapa fitur sebagai berikut:

1. Citation

Pada bagian Citation menampilkan h-index dalam kurun waktu pertahun untuk Google Scholar dan Scopus.

2. Networking

Sedangkan dada bagian networking, Anda dapat mengetahui networking dengan peneliti lain yang pernah mengadakan kerjasama dengan Anda.

3. Research Oputput

Research Output berisi mengenai artikel jurnal, buku dan artikel seminar yang telah Anda hasilkan. Sedangkan pada bagian Score, Anda dapat melihat indeks di Scopus, Google Scholar dan InaSTI.

Keunggulan SINTA

Keunggulan utama SINTA dibandingkan dengan portal peng-indeks yang lain yaitu dapat secara otomatis meng-indeks hasil karya yang telah ter-indeks di Google Scholar, Scopus, InaSTI dan Indonesian Publication Index (IPI)

Siapa Saja yang Dapat Mendaftar Sinta?

SINTA dibuat guna mewadahi hasil penelitian yang sudah dipublikasikan secara online. Sehingga orang yang dapat berkontribusi di Portal SINTA adalah para peneliti dan dosen.

Dosen juga dianggap sebagai peneliti karena disamping mengajar di kelas, dosen juga melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

Dapat dikatakan, kedua profesi inilah yang memiliki kontribusi terbesar dalam meningkatkan indeks publikasi jurnal ilmiah di negara kita.

Bagaimana Cara Mendaftar Sinta?

Syarat untuk dapat mendaftar atau registrasi di Portal Sinta tidaklah sulit, hanya mengisi email dan mengisi beberapa identitas diri, seperti: Nama Lengkap, Status (Peneliti / Dosen), Nomor Induk Dosen (NIDN), Instansi tempat kerja, Jabatan dalam pekerjaan.

Setelah Anda mengisikan identitas, seperti layaknya cara mendaftar di portal yang lain yaitu Anda diminta untuk mengisikan password sebagai kata kunci keamanan setiap akan membuka portal.

Cara membuat akun sinta
Cara Mendaftar Sinta

Perlu Anda ketahui bahwa pada saat registrasi, Anda juga diijinkan untuk memberitahukan h-indeks Anda di portal yang lain (apabila Anda sudah memiliki) seperti: h-indeks di InaSTI, Google Scholar, Scopus dan Indonesian Publication Index (IPI).

Pengalaman Menggunakan SINTA

Saya mengetahui SINTA sekitar tiga minggu yang lalu melalui surat dari Menristekdikti No. 227/E/IV/2017 tanggal 27 April 2017 yang ditujukan ke Pimpinan Perguruan Tinggi dan Koordinator Kopertis Wilayah I s.d XIV tentang pendaftaran diri dosen dan peneliti di Portal SINTA.

Baru saja saya mendaftar di Portal SINTA dengan mengisi kolom-kolom yang disediakan dan mengikuti prosedur registrasi tahap demi tahap. Saya juga memasukkan h-indeks yang ada di Google Scholar dan Indonesian Publication Index (IPI).

Alhamdulilah, proses registrasi saya di Portal SINTA tidak mengalami masalah sehingga sekarang saya sudah ter-indeks di Portal SINTA.* (/ref:sinta1.ristekdikti.go.id)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

23 comments

  1. siang pak , Saya zia sekretaris salah satu dosen Universitas Swasta di jakarta saya dan atasan saya sangat kesulitan dalam mengupload artikel di SINTA / Google scholar , saya ingin tanya . apakah klo ingin menambah artikel di SINTA / Google scolar itu tidak bisa memasukkan data nya lewat flashdisk ? CD.apa
    Mohon konfirmasinya pak

    1. Kalau pakai flasdisk saya kira tidak bisa mbak Lita, karena artikel yang terideks itu harus harus dapat disitasi secara online.
      Harus di online kan dahulu.

  2. baik terima kasih banyak atas infonya. Sangat penting sekali, dan saya mohon maaf untuk komen yang sebelumnya menggunakan Caps lock karena komputer ssya bermasalah. Sekali lagi terima kasih pak

  3. menarik pak,namun menurut bapak dengan sistem SINTA ini akan lebih baik dibandingkan sistem yang sudah ada seperti Scopus dan teman-temannya.

    -mahasiswa biasa

  4. Selamat siang admin…
    Saya sudah pernah mendaftar di sinta, namun karena sdh lama tidak membukanya lupa username dan passwod. Jika saya mendaftar lagi dengan email yg baru bagaimana ya pak.

      1. Artikel sudah diterbitkan secara online oleh universitas penyelenggara seminar nasional, misal lewat prosiding online. tapi kok belum masuk ke Sinta dan juga belum masuk google scholar.

        Pertanyaannya: bagaimana caranya artikel-artikel tersebut dapat masuk ke Sinta dan Google scholar ? atas penjelasannya, saya mengucapkan terimakasih.

        1. Kalau belum masuk di Google Scholar dapat Bapak masukkan secara manual, untuk panduannya dapat Bapak cari di posting blog ini. Akan tetapi kalau Sinta, Bapak bisa meminta bantuan Verifikator Sinta di Institusi Bapak.

  5. Terimakasih artikelnya pak..saya mau bertanya…saat saya regis ke sinta fan menuliskan NIDN saya..nama saya tidak kluar secara otomatis…padahal NIDN saya sdh terlapor d porlaf. Apakah bisa saya krtik manual nama saya? Atau ada solusi lain