Home / Otomotif

Sunday, 19 March 2017 - 14:38 WIB

Mobil Tim Sadewa Karya Mahasiswa UI ini Raih Juara Pertama se-Asia

Kumparan.com

Kumparan.com

Kini Indonesia patut berbangga hati karena mobil hemat energi garapan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ini dapat meraih juara satu di ajang lomba Shell Eco Marathon Asia (SEM-Aisa) tahun 2017 di Singapura. Tim Sadewa UI ini menang di kategori Internal Combustion Engine pada kelas Urban Concept.

Kali ini SEM Asia 2017 diikuti oleh 123 tim dari 20 negara Asia hanya melombakan tiga kelas energi yaitu: Internal Combustion Engine (Mesin Pembakaran Dalam), Bateray Listrik dan Hidrogen. Sedangkan Tim Indonesia yang berjumlah 26 tim dari berbagai universitas di Indonesia ini sangat mendominasi untuk kategori Internal Combustion Engine.

Menurut yang diceritakan di laman kumparan.com bahwa mobil besutan Tim Sadewa yang menggunakan mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine) ini mencatat angka efisiensi tertinggi yaitu 374,9 km per liter. Oleh karena itu, Tim Sadewa ini masuk dalam babak kualifikasi Driver’s World Championship (DWC) karena enam tim teratas dari semua kategori akan diberikan kesempatan untuk mengikuti DWC Asia. Pada tahun lalu, Tim Sadewa juga memperoleh kemenangan di kategori Urban Concept akan tetapi tidak berhasil meraih gelar juara di DWC.

Baca Juga |   Shell Eco-Marathon: Acuan Inovasi Mobil Masa Depan

Berikut ini adalah urutan juara untuk kategori Internal Combustion Engine, yaitu:

  1. Sadewa Universitas Indonesia, Indonesia
  2. ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
  3. Garuda UNY Eco Team dari Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  4. Bengawan Team 2 dari Sebelas Maret University, Indonesia
  5. Cikal Ethanol dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia
  6. DLSU Eco Car Team – I.C.E. dari De La Salle University, Philippines.

Sedangkan urutan juara untuk kategori Battery Electric adalah sebagai berikut:

  1. LH – EST dari Lac Hong University, Vietnam
  2. Dagisik UP dari University of the Philippines – Diliman, Philippines
  3. Nogogeni ITS Team 1 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
  4. Kookmin Racing dari Kookmin University, South Korea
  5. EnduroKiwis dari University of Canterbury, New Zealand
  6. NTU Singapore 3D-Printed Car dari Nanyang Technological University, Singapore.
Baca Juga |   Cara Aman Berkendara Saat Banjir Agar Mesin Mobil Anda Tidak Mogok

Semoga dengan adanya posting ini dapat menjadikan motivasi bagi para mahasiswa dari semua universitas di Indonesia untuk tergerak hatinya mengikuti lomba modifikasi otomotif yang diselenggarakan oleh Shell Eco Marathon Asia pada tahun yang akan datang.*

(/pic:kumparan.com)

Share :

Baca Juga

Otomotif

Ketahui Alasan Memilih Nitrogen untuk Isi Angin Ban Kendaraan

Otomotif

Mengapa Motor Jadul Lebih Bandel dari pada Motor Sekarang?
Ukuran tekanan angin ban mobil

Otomotif

Berapa Tekanan Angin Ban Mobil yang Pas ?
Cara aman berkendara di jalan tol bagi pemula

Otomotif

20+ Cara Aman Berkendara di Jalan Tol Bagi Pemula
cara menghidupkan awal mobil injeksi

Otomotif

Beginilah Cara Menstarter Mobil Injeksi yang Tidak dapat Anda Samakan dengan Mobil Karburator

Otomotif

Mobil Hemat BBM 792 Km/Liter Karya Anak Bangsa Ikut Kompetisi Otomotif Shell Eco Marathon Asia

Otomotif

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Ban Tubeless
Toyota Agya Terbaru

Otomotif

Toyota Agya 2019 Review Terbaru