Home / Ilmiah

Sunday, 21 October 2018 - 06:24 WIB

Cara Mudah Mengetahui Scopus ID

SCOPUS ID sebenarnya akan tampak dengan sendirinya ketika nama penulis diklik di laman scopus. Namun sayangnya, hal tersebut hanya berlaku bagi penulis yang sudah memiliki lebih dari satu artikel terindeks di scopus. Mengapa demikian? Kemungkinan itulah langkah preventif SCOPUS dalam penetapan AUTHOR SCOPUS ID bagi penulis baru, agar tidak salah persepsi – mengingat begitu banyaknya kesamaan nama orang di dunia.

APA KEGUNAAN SCOPUS ID?

Salah satu kegunaan SCOPUS ID adalah untuk mengaitkan semua artikel yang terindeks di SCOPUS ke Portal Sinta. Sedangkan Portal Sinta merupakan alat ukur prestasi peneliti di Indonesia yang ditetapkan menurut pencapaian h-indeks Anda sebagai penulis di SCOPUS dan Google Scholar / Cendekia. Untuk menghubungkan akun Google Scholar Anda dengan cara memasukkan alamat akun Google Scholar, sedangkan untuk memasukkan artikel jurnal yang terindeks di Scopus dengan cara memasukkan SCOPUS ID.

PERSYARATAN MEMILIKI SCOPUS ID

Banyak yang mengira kalau SCOPUS ID itu diperoleh dengan cara mendaftar terlebih dahulu seperti halnya membuat akun di Google Scholar. Namun ini berbeda, SCOPUS ID tidak dapat Anda peroleh dengan cara mendaftar seperti itu, melainkan akan diberikan secara otomatis oleh Scopus jika sudah memiliki artikel baik jurnal atau hasil seminar yang sudah terindeks di Scopus.

LANGKAH-LANGKAH MENDAPATKAN SCOPUS ID

Ada tiga acara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan SCOPUS ID, yaitu:

Baca Juga |   Beginilah Cara Mudah Menulis Jurnal Internasional

CARA PERTAMA

  1. Buka laman Scopus di www.scopus.com
  2. Klik Author Search
  3. Kemudian isilah kolom nama dan afiliasi Anda. Jika artikel Anda adalah pemula sebaiknya kosongkan saja kolom afiliasi karena ada kemungkinannya gabung dengan author lain. Selain itu, kadang juga pengaruh nama institusi yang di bahasa inggris-kan, sedangkan nama institusi yang Anda ketikkan tidak dalam bahasa inggris. Sehingga nama Anda tidak dapat ditemukan.
  4. Setelah Anda klik tombol Search maka nama Anda akan tampil disitu. Lalu untuk mengetahui SCOPUS ID, Anda dapat mengarahkan pointer mouse Anda ke jumlah artikel yang menunjukkan angka 1 (artinya Anda sudah memiliki 1 buah artikel yang terindeks di Scopus).
  5. Klik kanan angka satu tersebut, lalu copy.
  6. Setelah itu buka MS Word atau Notepad untuk mem-paste-kan link yang Anda copy tadi.
  7. Disitulah Anda dapat menemukan SCOPUS ID Anda. SCOPUS ID Anda berupa angka-angka yang berada di bagian akhir laman tersebut (angka merah yang disorot kuning).

CARA KEDUA

  1. Lakukan langkah 1 hingga 4 pada Cara Pertama
  2. Klik Inspect Element, sehingga muncul link laman yang berada di kanan halaman layar computer Anda
  3. SCOPUS ID Anda berupa Angka-Angka yang berada di bagian akhir link laman

CARA KETIGA

Apabila Anda tidak mau ribet dengan melakukan kedua cara untuk mendapatkan Scopus Id seperti diatas, Anda dapat mengirimkan kontak ke admin Scopus via Support Help. Namun tentu saja proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama jika tidak mendapatkan respon dari Scopus.

Baca Juga |   Cara Menghapus atau Mengurangi Artikel Ilmiah di Google Scholar

Jangan khawatir, cara ketiga ini sudah ada yang mencobanya, seperti yang dilakukan oleh Arrin Rosmala dalam komentarnya di Page Facebook Muh-Amin.Com dan di share di Grup Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI).

CARA MENGECEK SCOPUS ID

Untuk mengecek apakah SCOPUS ID yang Anda cari adalah benar, maka Anda dapat mengeceknya melalui laman berikut dengan menambahkan SCOPUS ID pada bagian akhir.

Laman untuk mengecek SCOPUS ID adalah: http://www.scopus.com/authid/detail.url?authorId= [……….]

Titik-titk dapat Anda masukkan SCOPUS ID Anda, misalnya: 57204106663. Setelah Anda cek, maka hasilnya adalah benar seperti pada gambar.

Demikianlah cara menemukan SCOPUS ID dengan cara mudah dan cepat yang dapat Anda pergunakan. Semoga bermanfaat.*

Share :

Baca Juga

Definisi Besaran vektor dan skalar

Ilmiah

Besaran Vektor dan Skalar – Definisi, Perbedaan dan Contoh Pengerjaannya
Cara meningkatkan h-indeks Scopus

Ilmiah

Cara Mudah Meningkatkan H-Indeks SCOPUS
Cara mengubah profil afiliasi sinta ristekdikti

Ilmiah

Cara Revisi Data Personal dan Afiliasi di Sinta Ristekdikti
Materi kuliah getaran mekanis

Ilmiah

Materi Kuliah Getaran Mekanis
Ciri ciri proposal yang baik dan menarik

Ilmiah

Inilah 10 Ciri Proposal PKM yang Baik dan Bermutu
Madul Kuliah Teknik dan Manajemen Perawatan

Ilmiah

Bahan Ajar Kuliah Teknik dan Manajemen Perawatan
Bahan ajar materi kuliah fisika 2

Ilmiah

Bahan Ajar Kuliah Fisika 2

Ilmiah

Apakah H-Index itu dan Bagaimana Cara Menghitungnya?